Implementasi Apache Web Server, Database MySQL, Keamanan MD5, dan Modifikasi Website pada Windows 11

Pada praktikum ini dilakukan implementasi website berbasis PHP menggunakan Laragon sebagai lingkungan pengembangan (development environment) pada sistem operasi Windows 11. Laragon dipilih karena menyediakan Apache Web Server, MySQL, PHP, serta berbagai komponen pendukung lainnya dalam satu paket sehingga memudahkan proses pengembangan dan pengujian aplikasi secara lokal.

Website yang digunakan merupakan file proyek yang telah disediakan oleh dosen dalam format ZIP. Selanjutnya dilakukan proses ekstraksi, penempatan folder proyek ke direktori www pada Laragon, import database MySQL, implementasi keamanan login menggunakan algoritma MD5, serta modifikasi tampilan halaman utama website. 

Persiapan

Sebelum memulai implementasi, beberapa kebutuhan yang harus dipersiapkan antara lain:

  • Windows 11 / 10
  • Laragon
  • File website (.zip)
  • File database (.sql)
  • Visual Studio Code
  • Browser (Google Chrome atau Microsoft Edge)

1. Implementasi Apache Web Server

Tahapan pertama adalah menyiapkan file website yang diberikan oleh dosen.

File proyek masih berbentuk ZIP, sehingga dilakukan proses ekstraksi terlebih dahulu menggunakan fitur bawaan Windows atau aplikasi ekstraksi lainnya.




Setelah proses ekstraksi selesai, akan terbentuk folder project yang berisi seluruh source code website.



Kemudian folder tersebut dipindahkan ke direktori project milik Laragon.

    C:\laragon\www\



Selanjutnya jalankan Laragon, kemudian klik tombol Start All untuk mengaktifkan layanan Apache dan MySQL.



Apabila seluruh layanan berhasil dijalankan, status Apache dan MySQL akan berubah menjadi aktif.

Website kemudian dapat diakses melalui browser menggunakan alamat:

    http://nama-folder.test



Jika halaman utama website berhasil ditampilkan, maka implementasi Apache Web Server telah berhasil dilakukan.

2. Migrasi dan Import Database MySQL

Buka menu Laragon kemudian pilih:

Menu → Database → HeidiSQL

atau dapat menggunakan phpMyAdmin apabila telah tersedia.



Buat database baru sesuai dengan konfigurasi project.



Selanjutnya pilih menu Import, kemudian pilih file database (.sql) yang diberikan oleh dosen.




Setelah proses import selesai, seluruh tabel database akan muncul sesuai struktur aplikasi.




Database kini siap digunakan oleh website.

3. Implementasi MD5 pada Database Login

Tahapan berikutnya adalah melakukan implementasi keamanan password menggunakan algoritma MD5.


Setelah proses selesai, dilakukan pengujian login menggunakan akun yang telah diperbarui.



Jika login berhasil dilakukan, maka implementasi hashing MD5 berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

4. Modifikasi Halaman Beranda Website

Folder project kemudian dibuka menggunakan Visual Studio Code.

Beberapa perubahan dilakukan pada halaman utama website, seperti:

  • Mengubah judul website
  • Mengubah teks halaman utama


Perubahan yang dilakukan berhasil ditampilkan pada halaman utama website.

5. Proteksi File (Read Only)

Sebagai langkah pengamanan sederhana, file utama website diberikan atribut Read Only melalui menu Windows Prompt.




Dengan adanya atribut tersebut, file akan lebih terlindungi dari perubahan yang tidak disengaja.

Kesimpulan

Implementasi website berbasis Apache Web Server menggunakan Laragon pada Windows 11 berhasil dilakukan sesuai dengan tahapan praktikum. Proses dimulai dari ekstraksi file proyek, penempatan folder pada direktori www, menjalankan layanan Apache dan MySQL, melakukan import database, menerapkan keamanan login menggunakan MD5, hingga memodifikasi halaman utama website.

Penggunaan Laragon memberikan kemudahan dalam proses pengembangan karena seluruh layanan yang dibutuhkan tersedia dalam satu aplikasi, sehingga implementasi website dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Implementasi Virtual Drive Storage pada Windows Server 2003 Menggunakan VirtualBox